Didik Jatmiko

Jaksa Agung Resmikan Kantor Kejari Bojonegoro

10 Mar 2017 - 16:23 WIB

Bojonegoro - Penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo, Jumat (10/3/2017) pagi menandai diresmikannya kantor Kejaksaan Negeri Bojonegoro yang baru. Peresmian ini disaksikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bojonegoro Kang Yoto atas nama rakyat Bojonegoro yang luasnya 4 kali lipat luasanya wilayah DKI, demikian pula yang anggarannya seper dua puluh lima dari  DKI. Bupati mengatakan bahwa luas kita 3x lipat dari Singapura. Namun kembali atas nama rakyat Bojonegoro mengucapkan selamat datang kepada Jaksa Agung dan rombongan. Mewakili segenap komponen masyarakat Bojonegoro dari segenap lapisan mulai yang bermukim di desa maupun di kota, kami merasa bahagia karena gedung kejaksaan diresmikan. Yang lebih istimewa adalah peresmian dilakukan oleh  Jaksa Agung Republik Indonesia yang juga  asli Bojonegoro.

Bupati menjelaskan bahwa anugerah demokrasi jika tidak disertai ketaatan hukum akan timbulkan kekacauan. Kita menginginkan kehidupan warga yang beradad, civil society dan madani. Dengan nada guyon, Kang Yoto mengatakan Ketika kejaksaan letaknya Ndelesep di Jalan Kartini, banyak warga yang tidak mengetahui. Kini dengan lokasi yang strategis diharapkan akan semakin mengenalkan korps adhiyaksa ini ditengah masyarakat.  Kita berpikir penegakan pencegahan hukum dan pembangunan masyarakat madani harus ada gedung yang bisa disaksikan oleh seluruh komponen. Ketika gedung dibangun di sini kita merasa ada penegakan, pencegahan dan pembinaan. Banyak yang ikut berjuang untuk membangun gedung kejaksaan di Bojonegoro. 3 tahun lalu ketika minyak mulai menghasilkan maka gedung bisa terwujud.

Dengan adanya komitmen dan dukungan semua pihak, gedung ini terwujud. Ini adalah wujud sumbangsih warga Bojonegoro untuk kiomitmen terhadap penegakan hukum. Hal menarik lainnya adalah dimana ada banjir view karena jarak dengan bengawan hanya 150 meter. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung dalam laporannya mengungkapkan wilayah hukum kejaksaan Bojonegoro adalah di 28 Kecamatan 430 desa dan kelurahaan. 12 agutus lalu kita mendapatkan hibah berupa tanah seluas 1.896 meter persegi.  Yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan yang dimulai tahun  2015 dengan anggaran 6 milyar  825 juta 413 ribu rupiah, kemudian dilanjutkan di tahun  2016 dengan anggaran 7 milyar 61 juta 420 ribu rupiah.

Diharapkan dengan gedung baru ini akan menambah semangat untuk meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum diwilayah Bojonegoro Sementara itu Jaksa Agung Republik Indonesia, HM. Prasetyo jujur dan tulus dirinya menyatakan bahwa dirinya bangga menjadi warga Bojonegoro, cukup lama tidak menjejakkan kaki dikampung halaman dan Bojonegoro semakin matoh. Jaksa Agung mengucapkan selamat atas terselesainya pembangunan kantor kejaksaan. Atas nama pimpinan kejaksaan agung dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Bojonegoro. Apa yang dilakukan Bojonegoro adalah bentuk perhatian dan kepedulian terhadap penegakan hukum di Indonesia khususnya di Bojonegoro. Peran kantor kejaksaan yang disiapkan bukti adanya pemahaman kesadaran yang dituangkan dalam kebijakan bahwa tegaknya hukum adalah tanggungjawab bersama. Dengan tersedianya sarana prasana akan mendukung kelancaran penegakan hukum untuk dimanfaatkan fasilitas dengan peningkatan kinerja demi layanan kepada rakyat.

Kejaksaan adalah lokomotif pendorong penegakan hukum dan tidak ayal sering menghadapi hambatan. Sejalan political well seluruh aparat penegak hukum memberikan kontribusi untuk mampu mengawal pembangunan yang dijalankan. Untuk mendukung keberhasilan dan menjamin serapan anggaran maupun pertumbuhan ekonomi.  Jaksa Agung menegaskan untuk peningkatan kinerja pihaknya membentuk tim pengawal pemerintah pembangunan ini adalah makna dari kejaksaan mendukung upaya keberhasilan pembangunan. TP 4 dibentuk disemua lini mulai pusat hingga daerah ini adalah kinerja strategis untuk cegah tindak tipikor, tingkatkan kordinasi dengan semua stake holder. Dengan adanya TP4 ini adalah upaya pencegahan berbentuk penegakan hukum preventif yakni pendampingan namun akan melakukan reprensif jika terbukti secara nyata melakukan tindak mencuri uang rakyat maka akan ditindak tegas. Kepada seluruh instansi pemerintah untuk manfaatkan TP4D, pihaknya membuka pintu selebar lebarnya kepada berbagai pihak. Khusus di wilayah Bojonegoro agar semua program pembangunan yang direncanakan dan akan di laksanakan tidak menyimpang dan hasilnya dapat dirasakan. 

Bagi kejaksaan kepercayaan rakyat sangatlah penting harus dijaga dipupuk secara konsisten dengan diimbangi kompetensi,moralitas dan integritas baik perorangan dan lembaga. Kejaksaan telah berbanah diri bangun institusi yang modern, bermartabat yakni layanan berbasis on line yang hasilnya bisa diketahui masyarakat, antara lain e tilang, dll. Hal ini adalah upaya untuk merebut hati masyarakat dan revitalisasi hukum yang dilakukan oleh pemerintah. Menghadirkan negara untuk melindungi segenap  bangsa. Bentuk revitalisasi adalah dengan dibentuknya Tim Sapu bersih pungutan liar (Saberpungli) di area area yang rawan terjadinya Pungli baik dilingkungan internal maupun eksternal kejaksaan. Sehingga tidak terjadi praktek yang menyulitkan dan menambah beban rakyat. Tanggungjawab jawab kejaksaan adalah membangun karakter bangsa yakni dengan program jaksa masuk sekolah dilaksanakan ditingkat pusat sampai daerah. Mengenalkan budaya anti korupsi, bahaya narkotika dan lain sebagainya. Kejaksaan diharapkan menjadi pelita yang bersih dan berwibawa, bertindak secara objektif dan menghindari tindakan yang mencoreng nama baik hukum. Pembangunan infrastruktur kejaksaan adalah bentuk revitalisasi demi intensitas dan kualitas pelayanan hukum yang prima kepada masyarakat pencari keadilan.

Jaksa agung berpesan agar juga memperhatikan kearifan lokal, menjadi tauladan di wilayah masing-masing serta jangan menyakiti hati rakyat. Suasana yang aman ini agat dijaga oleh korps penegakan hukum. Semoga kantor yang baru ini akan  mampu menggelorakan  semangat kerja meningkatkan prestasi penyelesiaan kasus, penguatan kelembagaan dan membangun masyarakat yang memahami hukum. Di akhir acara dilakukan pengguntingan rangkaian melati yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan di lokasi Gedung Baru Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bojonegoro.


TAGS   Jaksa Agung Resmikan Kantor Kejari Bojonegoro /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive